Berita Krisnanewstv.co.id || Tulungagung Aksi demonstrasi kembali digelar di depan Kantor Bupati Tulungagung pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 08.00 WIB, oleh massa dari LSM 212 Rakyat Makmur Sejahtera yang menuntut percepatan pembangunan Jalan Lingkar Wilis. Massa menilai proyek strategis tersebut masih berjalan lambat akibat persoalan administratif dan perizinan lintas instansi yang hingga kini belum terselesaikan.
Dalam aksinya, massa menyampaikan bahwa proses pengalihan lahan untuk pembangunan Jalan Lingkar Wilis telah berlangsung hampir tiga tahun, namun hingga saat ini belum menunjukkan penyelesaian yang signifikan. Kondisi tersebut dinilai menghambat percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Tulungagung.
Usai aksi unjuk rasa, perwakilan massa mengikuti audiensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tulungagung guna membahas perkembangan proyek tersebut.
Ketua Umum LSM 212 Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana, menegaskan bahwa pengawalan dari masyarakat diperlukan agar pembangunan Jalan Lingkar Wilis tidak berjalan lambat dan benar-benar menjadi prioritas pemerintah daerah.
Menurut Rahmat, hasil audiensi membawa kabar positif karena terdapat penambahan volume pembangunan jalan dari rencana awal sekitar 1 kilometer menjadi kurang lebih 3 kilometer. Selain itu, pemerintah daerah juga disebut menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap di masa mendatang.
“Kami ingin proyek ini benar-benar dikawal bersama agar tidak mandek.
Masyarakat menaruh harapan besar terhadap pembangunan Jalan Lingkar Wilis karena dinilai dapat mendukung akses transportasi dan pertumbuhan ekonomi wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyatakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen mempercepat penyelesaian berbagai kendala administrasi dan perizinan bersama instansi terkait.
Menurutnya, koordinasi lintas lembaga terus dilakukan agar pembangunan Jalan Lingkar Wilis dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Pemkab akan terus berupaya menyelesaikan kendala yang ada, termasuk persoalan perizinan dan administrasi, agar pembangunan Jalan Lingkar Wilis bisa segera terealisasi,” ungkap Ahmad Baharudin.
Aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Bupati Tulungagung tersebut berjalan tertib dengan pengamanan aparat kepolisian dan Satpol PP. Massa berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan komitmen yang telah disampaikan sehingga pembangunan Jalan Lingkar Wilis tidak kembali mengalami keterlambatan.
Masyarakat juga diimbau untuk terus mengawal pembangunan secara positif dan menjaga kondusivitas wilayah agar proyek strategis daerah dapat berjalan lancar demi kepentingan bersama. (Aril/yns)

