Krisnanewstv.co.id | Malang – Kebakaran hebat yang menghanguskan lahan tebu di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memicu keresahan sekaligus tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Pasalnya, kobaran api muncul hampir bersamaan di dua lokasi berbeda, yakni Dusun Tlekung dan Dusun Krajan, pada Rabu (22/7/2026).
Peristiwa tersebut membuat warga menduga kebakaran bukan semata-mata akibat faktor alam, melainkan diduga terdapat unsur kesengajaan yang perlu diusut aparat penegak hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api melalap sekitar 1 hektare lahan tebu milik warga atas nama Masyaroh serta sekitar 4 hektare lahan tebu milik kas desa (tanah bengkok). Besarnya kerugian dan munculnya api di dua titik yang berjauhan dalam waktu hampir bersamaan menjadi alasan utama munculnya dugaan tersebut.
Warga berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak merembet ke lahan lain maupun permukiman penduduk. Berkat kerja keras warga, api akhirnya berhasil dikendalikan meski sebagian besar tanaman tebu yang siap panen tidak dapat diselamatkan.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai kemunculan api di dua dusun dengan jeda waktu yang sangat singkat merupakan kejanggalan yang patut mendapat perhatian serius. Menurut mereka, jarak kedua lokasi cukup jauh sehingga kecil kemungkinan api merambat secara alami dalam waktu bersamaan.
Selain merugikan petani, kebakaran juga menghanguskan aset desa berupa lahan kas desa yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada perekonomian masyarakat dan keuangan desa.
Atas dasar itu, warga dan tokoh masyarakat mendesak aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengungkap ada atau tidaknya unsur kesengajaan di balik peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Penulis: Suryadi

