Malang | Krisnanewstv.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., didampingi jajaran kepala perangkat daerah terkait serta Tim Khusus Kemensos RI. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana sekolah telah siap digunakan sesuai target pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Malang menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan kelompok miskin ekstrem.
“Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemkab Malang dalam memperluas akses pendidikan gratis yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan kelompok miskin ekstrem. Ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan,” ujar Dr. Ir. Budiar.
Selama peninjauan, rombongan mengecek secara menyeluruh kesiapan ruang kelas, asrama, fasilitas penunjang, sarana sanitasi, hingga infrastruktur akses menuju lokasi sekolah. Berbagai pekerjaan penyelesaian akhir juga terus dipercepat agar seluruh fasilitas dapat beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Malang optimistis Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4 siap menerima peserta didik baru. Sesuai rencana, para siswa akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Malang diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang layak dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.
(Suryadi)

