SPPG Wonokerto Layani Ribuan Siswa, Bukti Nyata Program Gizi Tak Sekadar Seremonial
Malang | Krisnanewstv.co.id – Di tengah masih banyaknya persoalan gizi anak sekolah yang kerap luput dari perhatian, langkah nyata justru terlihat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokerto di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari, Padi Talangsuko.
Baru berjalan hampir dua bulan, program ini sudah mampu melayani 2.132 penerima manfaat dari 12 lembaga pendidikan di wilayah Wonokerto. Sebuah capaian yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Program pemenuhan gizi ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelompok bermain hingga madrasah aliyah. Sekolah yang menerima manfaat di antaranya SDN 1, SDN 3, dan SDN 4 Wonokerto, TK Muslimat, KB Muslimat, SMPN 2 Wonokerto, MTs dan MA Al-Islam, TK DWP 2, KB Dahlia, hingga RA dan MI Jabal Nur.
Di saat banyak program sosial hanya berhenti pada wacana dan seremoni foto belaka, SPPG Wonokerto justru bergerak nyata. Distribusi pelayanan berjalan rutin dan menyentuh langsung kebutuhan peserta didik.
Ketua SPPG Wonokerto, Aldin, menegaskan bahwa operasional program dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan. Bahkan, seluruh relawan disebut sudah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja yang serius dan bertanggung jawab.
“Alhamdulillah, meski masih berjalan hampir dua bulan, operasional sudah sesuai standar. Selain itu, seluruh relawan juga sudah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Aldin.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap generasi muda tidak cukup hanya dengan slogan. Pemenuhan gizi yang baik menjadi pondasi penting untuk menciptakan peserta didik yang sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan.
Program SPPG Wonokerto kini menjadi contoh bahwa kerja nyata dan kepedulian sosial masih bisa berjalan beriringan. Masyarakat pun berharap program seperti ini terus berkembang dan mendapat dukungan penuh agar manfaatnya semakin luas dirasakan dunia pendidikan.
(Arifpin)

