Malang, Krisnanewstv.co.id – Setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa hari, korban kecelakaan air yang terseret arus drainase di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban ditemukan di Bendungan Sengguruh pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Selanjutnya, jenazah langsung menjalani pemeriksaan oleh Tim Forensik RSUD Kanjuruhan bersama INAFIS Polres Malang guna memastikan identitas korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, perkiraan waktu kematian korban berkisar antara dua hingga empat hari sebelum ditemukan. Hasil identifikasi sidik jari juga menunjukkan kecocokan antara sidik jari jenazah dengan data pembanding milik korban.

Dari hasil tersebut, tim memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan Octa Puji Raharjo, korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus drainase.
Tim SAR bersama Polsek Sumbermanjing Wetan yang didampingi perangkat Desa Druju segera berkoordinasi dengan pihak keluarga. Keluarga menerima hasil visum luar yang dilakukan tim medis.
Pada Sabtu pagi (21/2/2026), jenazah dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan selanjutnya dimakamkan.
Dengan ditemukannya korban, On Scene Commander (OSC) menyatakan Operasi SAR secara resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Pihak penyelenggara operasi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, serta memohon maaf apabila selama pelaksanaan operasi terdapat hal yang kurang berkenan.
Operasi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya aliran air, terutama saat musim hujan.
(Arifpin Setro)

