Proyek Jalan Depan SPBU Wonogiri Dinilai Rawan Kecelakaan, Warga Desak Penyelesaian

Img 20251223 Wa0002


Malang | KrisnaNewsTV.co.id — Proyek pembangunan ruas jalan nasional Gondanglegi–Balekambang kembali menuai sorotan publik. Salah satu titik krusial berada di pertigaan depan SPBU (POM Bensin) Dusun Wonogiri, RT 27, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang hingga kini belum juga rampung dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar.


Pantauan awak media di lokasi pada Selasa (23/12/2025) dini hari menunjukkan kondisi proyek yang belum terselesaikan secara menyeluruh. Lubang, permukaan jalan yang tidak rata, serta minimnya penanda keselamatan membuat kawasan tersebut rawan kecelakaan, terlebih pada jam-jam sibuk dan malam hari.


Kondisi ini memantik keresahan warga. Kuncoro, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.


“Kami berharap proyek ini segera dituntaskan. Anak-anak SMP setiap hari lewat sini, risikonya besar. Sudah hampir dua bulan belum selesai. Memang sempat dikerjakan lagi setelah kami datangi kantornya, tapi sampai sekarang masih menggantung. Tinggal sedikit, seharusnya bisa dipercepat,” tuturnya.
Nada serupa disampaikan Suwarno, warga Dusun Wonogiri lainnya. Ia menegaskan bahwa lokasi proyek berada di titik pertigaan yang padat lalu lintas dan rawan insiden.

1001166489
1001166489


“Ini pertigaan, bukan jalan biasa. Banyak anak sekolah naik motor, kadang melaju kencang. Sudah ada yang kepleset. Kalau tidak segera diselesaikan, risikonya makin besar,” tegasnya.

Sementara itu, Adi, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), sebelumnya menyatakan bahwa pihak pelaksana mengajukan perpanjangan masa penyelesaian proyek hingga Desember 2026. Alasan perpanjangan tersebut disebutkan karena masih terdapat sejumlah bidang lahan yang proses pembebasannya belum tuntas.


Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan lanjutan terkait penyelesaian pembangunan di pertigaan depan SPBU maupun kawasan sekitar minimarket setempat. Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi kepada pihak pelaksana proyek melalui pesan WhatsApp belum memperoleh tanggapan.


Warga berharap pemerintah dan pihak pelaksana proyek tidak sekadar mengejar target administrasi, melainkan menempatkan keselamatan publik sebagai prioritas utama, terutama bagi pelajar yang setiap hari mempertaruhkan nyawa di jalur tersebut.


Jurnalis: Suryadi

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!