Surabaya | krisnanewstv.co.id — Tekanan publik terhadap penanganan dugaan mafia cukai kian memanas. Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara terbuka menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak setengah hati mengusut praktik kotor yang diduga melibatkan jaringan pengusaha rokok.
Nama Muhammad Suryo, pengusaha asal Madura dengan merek rokok HS, ikut terseret dalam pusaran kasus setelah diketahui telah diperiksa KPK guna mendalami alur dugaan korupsi dalam pengurusan pita cukai.
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, melontarkan pernyataan keras:
“Ini bukan sekadar pemeriksaan formalitas. Kalau ada aliran dana besar, telusuri sampai ke akar! Jangan ada yang kebal hukum!”
Ia menegaskan, publik kini mengawasi dengan tajam. KPK diminta tidak bermain aman atau tebang pilih dalam mengusut perkara yang berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.
“Jangan sampai hukum terlihat tumpul ke atas. Siapapun yang terlibat, harus diproses. Tidak peduli seberapa besar kekuatan ekonominya!” lanjutnya dengan nada tinggi.
AMI bahkan menilai kasus ini sebagai “pintu masuk” untuk membongkar praktik lama yang selama ini diduga menjadi rahasia umum di sektor cukai rokok.
“Ini momentum pembuktian. Kalau KPK berani, bongkar semuanya! Jangan berhenti di tengah jalan!”
Tak berhenti di situ, AMI juga mengancam akan turun ke jalan jika penanganan kasus ini terkesan tertutup atau melindungi pihak tertentu.
“Kami siap kawal. Jika ada indikasi permainan, AMI tidak akan diam. Aksi massa jadi opsi!” tegas Baihaki.
Sementara itu, pihak KPK dikabarkan masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah pihak terkait dugaan korupsi di sektor cukai tersebut.
⚠️ Publik menunggu: akankah ini jadi gebrakan besar atau kembali menguap tanpa jejak?

