Headline
Img 20251221 Wa0108
Polres Malang Siaga Operasi Lilin, Arus Kendaraan Masuk Tembus 38 Ribu per Hari
Img 20251221 Wa0075
POLRI DAN WARGA BERSINERGI CEPATKAN PEMULIHAN PASCABANJIR DI PIDIE JAYA
Img 20251221 Wa0012
POLRI TEGASKAN KESIAPAN PENGAMANAN NATAL 2025 DAN TAHUN BARU 2026 MELALUI PELAYANAN TERPADU
Img 20251219 Wa0134 1
Satlantas Polres Kediri Gelar Operasi Lilin Semeru 2025, Berlakukan Pembatasan Angkutan Barang Selama Nataru
Img 20251219 Wa0132
Wali Kota Kediri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025
Img 20251219 Wa0001
DLH Kabupaten Kediri Memperingati HMPI Dengan Hijaukan Bumi,Pulihkan Negri.
Img 20251217 Wa0014
Pemkot Kediri Gelar Dhoho Night Car Free “Mecel Bareng Mbak Wali” Sambut Akhir Tahun 2025
Polres Jombang Bongkar Ladang Ganja di Rumah Kontrakan, Ratusan Tanaman Diamankan
Img 20260621 Wa0003
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026, Jadi Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi
Img 20260620 Wa0047
Haflah Akhirussanah Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Digelar Meriah di Bantur
Img 20260620 Wa0004
Tim Gampingan Jadi Jawara Mbarek Sumbersari Cup 2026, Kalahkan Laskar Tilamsari Wonokerto 3-0 di Final
Img 20260620 Wa0010
Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Polda Jatim Perkuat Kepedulian Sosial dan Keagamaan
Img 20260620 Wa0013
Polres Malang Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam Saat Penyekatan Malam 1 Suro
Img 20260620 Wa0022
Tim Basket Polda Jatim Juara Kapolri Cup 2026, Kapolresta Sidoarjo: Bukti Polri Mampu Berprestasi di Bidang Olahraga
Img 20260620 Wa0020
Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai-Nilai Pemimpin Bangsa untuk Pengabdian Polri
Img 20260620 Wa0014
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar
Img 20260619 Wa0064
Pemdes Pringgodani Rayakan Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan Sholawat Nariyah
Img 20260220 Wa0050

Malang Krisnanewstv.co.id – Senja Ramadhan selalu membawa cerita. Di Dusun Wonogiri, Desa Wonokerto, kehangatan itu terasa begitu nyata ketika ratusan warga berkumpul dalam satu niat: berbuka puasa bersama dan mengirim doa untuk seorang ibu.

Adalah H. Masruji, tokoh masyarakat setempat, yang kembali menggelar tradisi tahunan buka bersama. Namun Ramadhan tahun ini terasa lebih syahdu. Selain menjamu sekitar 300 warga, ia juga menggelar doa haul satu tahun wafatnya sang ibunda tercinta, almarhumah Siana.

Sejak sore, halaman rumah mulai dipenuhi warga. Anak-anak berlarian kecil, para orang tua duduk bersila, sementara aroma hidangan berbuka perlahan menguar di udara. Suasana sederhana, namun penuh makna.

Acara diawali dengan tahlil dan lantunan doa. Nama almarhumah Siana disebut dalam harap yang lirih, mengalir bersama doa-doa yang dipanjatkan untuk para leluhur. Di momen itu, Ramadhan tak sekadar tentang menahan lapar, tetapi tentang menguatkan ikatan batin antara yang hidup dan yang telah lebih dulu pulang.

Tausiah kemudian disampaikan oleh K.H. Gus Sadik dari Kota Malang. Dengan tutur lembut, ia mengingatkan bahwa cinta kepada orang tua tak pernah berakhir oleh kematian.

“Bakti anak tidak terputus meski orang tua telah tiada. Doa anak adalah cahaya, sedekah anak adalah penolong,” tuturnya di hadapan jamaah yang menyimak khusyuk.

Ia menyebut tiga jalan sederhana untuk terus berbakti: menjadi pribadi yang taat dan berakhlak baik, melanjutkan silaturahmi yang dahulu dijaga orang tua, serta tak lelah mengirim doa dan sedekah atas nama mereka.

Dalam balutan suasana Ramadhan, pesan itu terasa lebih dalam. Sebab bulan suci ini adalah ruang pulang bagi hati—tempat manusia kembali mengingat asalnya, orang tuanya, dan jejak kasih yang tak tergantikan.

Bagi Masruji, acara ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah cara merawat rindu.

Dengan suara tenang, ia menyampaikan bahwa buka bersama dan doa haul ini menjadi bentuk bakti yang bisa ia persembahkan untuk sang ibu.

“Ini doa untuk ibu kami, juga untuk para leluhur. Semoga kami bisa istiqomah mengadakan buka bersama setiap Ramadhan,” ucapnya lirih.

Menjelang adzan maghrib, tangan-tangan terangkat. Doa dipanjatkan, harap dilangitkan. Lalu adzan berkumandang, memecah senja yang temaram. Warga berbuka bersama dalam kebersamaan yang hangat—tanpa sekat, tanpa jarak.

Di tempat sederhana itu, Ramadhan hadir dalam wujud paling indah: kebersamaan, doa, dan cinta seorang anak untuk ibunya.

(Suryadi)


Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!