Headline
Img 20251221 Wa0108
Polres Malang Siaga Operasi Lilin, Arus Kendaraan Masuk Tembus 38 Ribu per Hari
Img 20251221 Wa0075
POLRI DAN WARGA BERSINERGI CEPATKAN PEMULIHAN PASCABANJIR DI PIDIE JAYA
Img 20251221 Wa0012
POLRI TEGASKAN KESIAPAN PENGAMANAN NATAL 2025 DAN TAHUN BARU 2026 MELALUI PELAYANAN TERPADU
Img 20251219 Wa0134 1
Satlantas Polres Kediri Gelar Operasi Lilin Semeru 2025, Berlakukan Pembatasan Angkutan Barang Selama Nataru
Img 20251219 Wa0132
Wali Kota Kediri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025
Img 20251219 Wa0001
DLH Kabupaten Kediri Memperingati HMPI Dengan Hijaukan Bumi,Pulihkan Negri.
Img 20251217 Wa0014
Pemkot Kediri Gelar Dhoho Night Car Free “Mecel Bareng Mbak Wali” Sambut Akhir Tahun 2025
Polres Jombang Bongkar Ladang Ganja di Rumah Kontrakan, Ratusan Tanaman Diamankan
Img 20260427 Wa0043
Rekrutmen Akpol Polda Jatim 2026 Diikuti 276 Peserta, Kompolnas Tekankan Transparansi
Img 20260427 Wa00571
Polrestabes Surabaya Siagakan 22 Titik Kanalisasi Untuk Pelayanan dan Pengamanan May Day 2026
Img 20260424 Wa0152
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalimantan, Tersangka Asal Blora Diamankan
Img 20260424 Wa0224
Tasyakuran Nelayan Tambakrejo, Wujud Syukur dan Kebersamaan yang Dijaga Aman oleh Polsek Sumawe
Img 20260422 Wa00951
Polres Gresik Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diamankan
Img 20260424 Wa0210
Polres Kediri Kota Gelar Sholat Jumat Bersama Warga, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Berita
Img 20260424 Wa0180
Polres Blitar Kota Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Wilayah, Dua Pelaku Diamankan
Img 20260424 Wa0181
Tanam 200 Pohon Beringin di Lahan Kritis, Polres Trenggalek Jaga Sumber Air Jangka Panjang
Img 20260424 Wa0184
Terungkap, Dugaan Kekerasan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Malang, Seorang Lansia Jadi Tersangka

Rekrutmen Akpol Polda Jatim 2026 Diikuti 276 Peserta, Kompolnas Tekankan Transparansi

Img 20260427 Wa0043

SURABAYA – Komitmen menghadirkan rekrutmen yang bersih dan transparan kembali ditegaskan dalam proses seleksi calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026 di Polda Jawa Timur.Sebanyak 276 peserta mengikuti tes psikologi yang digelar di SMKN 5 Surabaya, Sabtu (25/4/2026).

Tahapan ini menjadi salah satu pintu awal bagi para calon anggota Polri untuk mewujudkan cita-cita mengabdi kepada negara.Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tes psikologi ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerimaan Polri tahun 2026.“Pelaksanaan tes dilakukan hari ini, selanjutnya akan berlanjut ke tahapan berikutnya, termasuk untuk Bintara dan Tamtama,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan pengawasan berlapis, baik internal maupun eksternal. Selain Itwasda, Propam, dan tim psikologi, kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Kompolnas.

“Rekrutmen Polri berprinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik dan dapat dipercaya publik,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, yang hadir langsung di lokasi menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap proses seleksi.“Hari ini kami memantau langsung pelaksanaan tes seleksi Akpol. Tidak boleh ada kecurangan ataupun pelanggaran hukum dalam proses ini,” tegasnya.Menurut Anam, sistem rekrutmen Polri saat ini telah dirancang terbuka dan partisipatif. Tidak hanya melibatkan lembaga eksternal seperti himpunan psikologi, tetapi juga memberi ruang bagi peserta untuk ikut mengawasi jalannya seleksi.“Peserta juga menjadi bagian dari pengawasan karena sistemnya terbuka.

1001466373

Ini penting untuk menjaga integritas,” jelasnya.Untuk menutup celah kecurangan, panitia juga menerapkan aturan ketat, termasuk larangan membawa alat elektronik ke ruang ujian. Seluruh barang peserta disimpan di tempat khusus yang dapat diawasi bersama.Tak hanya itu, transparansi juga diwujudkan melalui sistem penilaian terbuka, di mana hasil tes dapat langsung diketahui peserta setelah ujian selesai.“Jika ada keberatan atau komplain, peserta bisa langsung menyampaikan ke panitia,” imbuh Anam.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.“Kalau ada yang menjanjikan bisa meluluskan menjadi anggota Polri dengan meminta uang, itu tidak benar dan jangan dipercaya,” tegasnya.Anam menutup dengan menekankan bahwa kualitas rekrutmen hari ini akan menentukan masa depan institusi Polri.“Kepolisian yang baik lahir dari proses rekrutmen yang baik, dengan individu-individu berkualitas,” pungkasnya. (Ag/Hum)

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!