Headline
Img 20251221 Wa0108
Polres Malang Siaga Operasi Lilin, Arus Kendaraan Masuk Tembus 38 Ribu per Hari
Img 20251221 Wa0075
POLRI DAN WARGA BERSINERGI CEPATKAN PEMULIHAN PASCABANJIR DI PIDIE JAYA
Img 20251221 Wa0012
POLRI TEGASKAN KESIAPAN PENGAMANAN NATAL 2025 DAN TAHUN BARU 2026 MELALUI PELAYANAN TERPADU
Img 20251219 Wa0134 1
Satlantas Polres Kediri Gelar Operasi Lilin Semeru 2025, Berlakukan Pembatasan Angkutan Barang Selama Nataru
Img 20251219 Wa0132
Wali Kota Kediri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025
Img 20251219 Wa0001
DLH Kabupaten Kediri Memperingati HMPI Dengan Hijaukan Bumi,Pulihkan Negri.
Img 20251217 Wa0014
Pemkot Kediri Gelar Dhoho Night Car Free “Mecel Bareng Mbak Wali” Sambut Akhir Tahun 2025
Polres Jombang Bongkar Ladang Ganja di Rumah Kontrakan, Ratusan Tanaman Diamankan
Img 20260614 Wa0058
Polres Batu Hadirkan Layanan On The Spot di CFD, Sambut Hari Bhayangkara ke-80Kota
Img 20260614 Wa0040
Polsek Bantur Bersama Jajaran Gabungan Sukses Amankan Balekambang Starlight Festival 2026Malang,
Img 20260613 Wa0013
Polda Jatim Gelar KreaFest 2026, Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Edukasi dan Keselamatan Masyarakat
Img 20260613 Wa0014
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mojokerto Kota Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Baksos untuk Masyarakat
Img 20260613 Wa00171
Polres Pelabuhan Tanjungperak Bantu Petani Salurkan 1 Ton Jagung ke Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Img 20260613 Wa0018
Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru, Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang Lebih Cepat dan Humanis
Img 20260612 Wa0017
Cegah TPPO dan Migrasi Ilegal, Desa Bantur Kukuhkan Desa Binaan Imigrasi
Img 20260612 Wa0037
Penutupan TGDP II HPI Kabupaten Malang, Cetak Pramuwisata Profesional Berakhlak dan Berdaya Saing
Img 20260612 160936
Laskar Wonolopo Lolos ke Semifinal Usai Menang Dramatis Adu Penalti, PSB Bantur Menyusul dengan Kemenangan Telak

Aksi Damai AKAR di Kediri Kawal Dugaan Kecurangan Rekrutmen Perangkat Desa

Img 20260429 Wa0085

Kediri, Krisnanewstv.com — Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Kediri Raya (AKAR) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum terkait dugaan kecurangan dalam proses rekrutmen perangkat desa tahun 2023.

Sekitar 100 peserta aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, LSM, hingga tim pendamping hukum tampak menyuarakan tuntutan agar proses hukum berjalan transparan dan menyeluruh. Kegiatan berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Satuan Lalu Lintas Polres Kediri juga melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi karena sempat terjadi kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

1001472703

Aksi damai ini dipicu mencuatnya dugaan praktik kecurangan dalam pengisian perangkat desa yang saat ini telah bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Dalam perkara tersebut, diketahui telah ada pihak yang dijatuhi putusan, sehingga memicu dorongan masyarakat untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Koordinator lapangan aksi, Bagus Romadhon, menegaskan bahwa aksi tersebut lahir dari kepedulian masyarakat dan tidak didanai pihak manapun.

“Kami hadir di sini bukan karena bayaran, tetapi karena ingin keadilan ditegakkan. Ini murni suara masyarakat yang ingin perubahan,” tegas Bagus dalam orasinya.

Sementara itu, Arif selaku perwakilan kelompok 212 Rakyat Makmur Sejahtera menyampaikan keprihatinannya terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Menurutnya, harapan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme belum sepenuhnya terjawab.

Perwakilan AKAR Kabupaten Kediri, Siti Isminah, juga menyuarakan kritik terhadap respons pemerintah daerah. Ia menilai berbagai fakta yang terungkap dalam persidangan seharusnya menjadi momentum evaluasi besar dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Kami kecewa karena apa yang terungkap di persidangan belum ditindaklanjuti secara menyeluruh. Masyarakat butuh bukti nyata, bukan sekadar janji,” ujar Siti Isminah.

Ia menambahkan, pihaknya siap melanjutkan perjuangan hingga ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada perkembangan signifikan dalam penanganan kasus tersebut.

Dari sisi hukum, Ander yang tergabung dalam tim pendamping hukum menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dugaan praktik jual beli jabatan dalam rekrutmen perangkat desa tahun 2023. Ia juga menyayangkan tidak adanya perwakilan pemerintah daerah yang menemui massa aksi.

Menurutnya, masyarakat yang merasa menjadi korban praktik serupa tidak perlu takut untuk melapor karena akan mendapat pendampingan hukum hingga proses selesai.

Ketua Umum 212 Rakyat Sejahtera, Rahmat Radana, turut mengapresiasi seluruh peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut tidak memiliki kepentingan pribadi maupun politik tertentu.

Rahmat juga mengungkapkan rencana tindak lanjut berupa aksi lanjutan di sejumlah instansi, mulai dari kantor partai politik, kejaksaan hingga pemerintah tingkat provinsi, guna mendorong penanganan kasus secara serius dan terbuka.

Sebagai bentuk protes atas tidak adanya perwakilan Pemerintah Kabupaten Kediri yang menemui massa, peserta aksi melakukan aksi simbolis dengan menggembok pagar pintu masuk kantor Pemkab Kediri. Aksi tersebut dimaknai sebagai simbol kekecewaan terhadap minimnya respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

Meski berlangsung dengan tensi kritik yang cukup tinggi, aksi damai AKAR tetap berjalan tertib dan kondusif. Di akhir kegiatan, massa membubarkan diri secara aman serta membersihkan atribut yang digunakan selama aksi berlangsung.

Aksi ini diharapkan menjadi bagian dari kontrol sosial masyarakat dalam mengawal integritas pemerintahan dan memastikan proses rekrutmen perangkat desa berjalan transparan, bersih, serta akuntabel.

Jurnalis: Mohamad Yunus

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!