Tulungagung, Krisnanewstv.co.id — Polres Tulungagung terus melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan terkait kecelakaan tunggal truk tangki pengangkut BBM yang terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS), Kecamatan Besuki, pada Jumat (28/11/2025). Perkembangan penanganan kasus disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ryo Pradana N dan Kasat Lantas AKP M. Taufik Nabila di Mapolres Tulungagung, Rabu (03/12/2025).
Pendalaman Satreskrim: Telusuri Legalitas dan Jenis BBM
Kasat Reskrim AKP Ryo Pradana menjelaskan bahwa penyidik melakukan pendalaman untuk memastikan legalitas serta jenis BBM yang diangkut truk tangki tersebut—apakah merupakan BBM subsidi atau non-subsidi.
Dua saksi awal telah diperiksa, yaitu:
R – sopir truk tangki
P – warga Kecamatan Besuki sekaligus administrator PT KSE, perusahaan pembeli BBM jenis solar untuk operasional tambak udang
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa solar tersebut dikirim dari PT LBB Surabaya untuk didistribusikan ke PT KSE. Pengiriman solar sebelumnya berjalan lancar dua kali pada Oktober dan November sebanyak 8.000 liter. Namun pada pengiriman ketiga, yaitu 28 November 2025, truk mengalami kecelakaan.
“Saat petugas melakukan penyitaan, tersisa sekitar 6.000 liter solar karena sebagian tumpah saat truk terbalik,” ungkap Kasat Reskrim.
Untuk memastikan spesifikasi BBM, sampel solar telah dikirim ke:
Laboratorium LEMIGAS Kementerian ESDM RI
Laboratorium ITS Surabaya
Hasil uji laboratorium diperkirakan keluar dalam dua minggu ke depan.

Pemeriksaan Lanjutan: Tambahan Saksi Dipanggil
Pada Rabu (03/12/2025), Satreskrim menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi berikutnya, masing-masing berinisial:
D – dari PT LBD (pengirim solar ke PT KSE)
H – perantara antara PT LBP dan PT KSE
Selain itu, panggilan juga telah dilayangkan kepada pimpinan dan karyawan PT KSE serta pihak PT BPI terkait kepemilikan kendaraan. Secara total, lima saksi tambahan akan diperiksa.
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari sopir, perusahaan pengirim, perusahaan penerima, hingga pemilik kendaraan. Kami juga menunggu hasil laboratorium untuk memastikan jenis BBM yang diangkut,” tegas AKP Ryo Pradana.
Polres Tulungagung memastikan bahwa semua proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan akan mengusut setiap unsur yang terlibat dalam distribusi BBM.
Tindakan Satlantas: Fokus pada Pemeriksaan Kecelakaan
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila menyampaikan bahwa unit Lantas hari ini melakukan pemeriksaan lanjutan terkait aspek kecelakaan tunggal yang menyebabkan truk tangki tersebut terbalik.
Jurnalis: Irvan

