Surabaya | Krisnanewstv.co.id – Musim kemarau yang mulai berdampak pada sektor pertanian mendapat perhatian serius dari Polres Pelabuhan Tanjungperak. Melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran, jajaran kepolisian bergerak cepat membantu menyelamatkan lahan jagung di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang terancam kekeringan.
Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur, serta sejumlah instansi dari Pemerintah Kota Surabaya. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian di tengah cuaca ekstrem.

Kondisi debit air sungai yang terus menurun akibat kemarau membuat lahan jagung yang baru ditanami berada dalam situasi kritis. Tanaman yang masih berada pada fase awal pertumbuhan membutuhkan pasokan air dan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dengan optimal.
Melihat kondisi tersebut, Polsek Kenjeran segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Bulak pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyiraman massal, menjaga kelembapan tanah, sekaligus menyelamatkan bibit jagung dari ancaman gagal tumbuh.
Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, turut hadir memimpin langsung kegiatan penyiraman bersama para petani dan petugas lapangan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah para petani menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, mengatakan bahwa langkah cepat tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap persoalan yang dihadapi petani sekaligus bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Kami bergotong royong untuk menyukseskan Program Ketahanan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur,” ujar Iptu Suroto.
Tak hanya melakukan penyiraman, personel Polri bersama Kelompok Tani Nandur Makmur juga memberikan pupuk alami secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tanaman jagung tetap memperoleh nutrisi yang dibutuhkan sehingga dapat tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang maksimal.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Polres Pelabuhan Tanjungperak berharap lahan pertanian tetap produktif meski menghadapi musim kemarau. Semangat gotong royong antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.ag/hum

