MALANG | Krisnanewstv.co.id – Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati kawasan depan Balai Kota Malang, Jawa Timur, dalam Apel Akbar Dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto, yang turut memberikan dukungan terhadap program strategis nasional tersebut.
Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Sebelum deklarasi dukungan dibacakan, peserta mengikuti berbagai kegiatan sosial seperti senam massal, donor darah, silaturahmi relawan, petani, peternak, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang selama ini merasakan manfaat ekonomi dari program MBG.
Ribuan peserta tampak mengenakan kaus putih bertuliskan “82 Juta Penerima Manfaat – Prabowo Baik”. Selain relawan, hadir pula sejumlah kader dan anggota Fraksi Gerindra, di antaranya Rimzah, Lelly Thresiyawati, dan Danny Agung Prasetyo.

Usai deklarasi, Moreno Soeprapto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang tumbuh secara alami, bukan sebagai aksi tandingan terhadap demonstrasi pihak tertentu.
“Ya, mereka mau menyuarakan manfaat dari program MBG,” ujar Moreno.
Ia menepis anggapan bahwa apel akbar tersebut digelar untuk merespons aksi mahasiswa yang meminta evaluasi maupun penghentian Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
“Enggak ada aksi tandingan. Ini murni organik. Ini spontanitas dari masyarakat Malang Raya khususnya. Saya datang ke sini karena peduli dengan Malang Raya. Kita punya jiwa Arema dan tidak ingin masyarakat diadu-adu,” tegasnya.
Moreno juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati perbedaan pandangan dan mengedepankan dialog yang konstruktif. Menurutnya, jika terdapat aspirasi berupa evaluasi program, hal tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihargai.
“Kalau memang ada aspirasi yang positif, kalau aspirasi itu evaluasi, ya oke. Mari kita sama-sama membangun negeri ini,” katanya.
Salah satu peserta apel akbar, Purwanto dari SPPG Bahrul Maghfiroh, mengaku hadir atas kesadaran pribadi. Ia berharap program MBG tetap berjalan dengan berbagai perbaikan dalam pelaksanaannya.
“Kalau bisa jangan dibubarkan MBG, tapi pelaksanaannya yang diperbaiki supaya ke depan lebih baik. Banyak masyarakat yang terbantu, termasuk saya yang sebelumnya bekerja sebagai ojek online,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Apel Akbar, Gandung Panjalu, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keresahan para pelaku usaha dan masyarakat yang selama ini merasakan dampak ekonomi positif dari Program Makan Bergizi Gratis.
“Kegiatan ini berawal dari keresahan para petani, UMKM, peternak, hingga pedagang sayur yang terimbas eskalasi politik terkait program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo,” katanya.
Menurut Gandung, kegiatan tersebut bertujuan menggaungkan energi positif dan memperkuat dukungan publik agar program MBG terus berjalan dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami bersama tokoh-tokoh di Malang Raya menggelar kegiatan ini untuk menggaungkan energi positif agar Program Makan Bergizi Gratis mendapat dukungan masyarakat dan target penerima manfaat hingga 82 juta orang dapat tercapai,” jelasnya.
Salah satu penggagas kegiatan, Raden Djoni Sudjatmoko, menilai pembangunan nasional membutuhkan optimisme serta dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, berbagai kebijakan yang tengah dijalankan pemerintah merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola sumber daya alam dan perekonomian nasional.
“Sebuah negara yang ingin berkembang tentu membutuhkan energi positif. Saat ini kita sedang berupaya mendudukkan berbagai persoalan pada tempat yang semestinya demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Apel Akbar Dukungan Program Makan Bergizi Gratis tersebut berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta berharap program yang menyasar puluhan juta penerima manfaat itu dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
(Suryadi)

