Perwakilan Yakuza wilayah Banyuwangi menyampaikan bahwa Organisasi tersebut akan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat pada bulan suci Ramadhan.
Hal itu disampaikan dalam percakapan bersama Bang Yunus saat berada di posko Yakuza Banyuwangi.
Dalam keterangannya, perwakilan Yakuza Banyuwangi menjelaskan bahwa pihaknya mulai membagikan kaos kepada para anggota sebagai persiapan kegiatan sosial yang akan dilaksanakan pada Senin sore.
“Setelah saya datang dari Kediri, hari ini kami mulai membagikan seragam atau kaos Yakuza di posko Banyuwangi. Insyaallah hari Senin sore besok kita akan mengadakan kegiatan berbagi takjil di depan Kantor Bupati Banyuwangi atau di sekitar Taman Makam Pahlawan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa anggota Yakuza di Banyuwangi sebagian besar berasal dari kalangan masyarakat jalanan yang selama ini hidup dan beraktivitas di jalan.
“Teman-teman ini sebagian besar adalah teman-teman jalanan. Jumlahnya juga banyak, bahkan bisa mencapai ribuan yang ada di Banyuwangi,” katanya.
Selain kegiatan berbagi takjil, komunitas tersebut juga berencana mengarahkan para anggotanya untuk mengikuti kegiatan keagamaan seperti semaan Al-Qur’an, dzikir, serta kegiatan keagamaan lainnya.
“Teman-teman ini nantinya juga akan diarahkan mengikuti kegiatan semaan Al-Qur’an, dzikir, dan kegiatan keagamaan lainnya, supaya mereka tidak hanya hidup di jalan tetapi juga memiliki kegiatan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa komunitas Yakuza Maneges yang berpusat di Kediri saat ini telah berkembang di berbagai daerah di Pulau Jawa.
Menurutnya, komunitas tersebut memiliki tujuan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Tujuan kami adalah amar ma’ruf nahi munkar, membela orang-orang miskin, orang yang tidak mampu, serta mereka yang merasa terdzolimi atau dikecewakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa posko Yakuza di Banyuwangi disiapkan sebagai tempat berkumpul sekaligus tempat singgah bagi anggota maupun tamu yang datang dari daerah lain.
“Posko ini juga pernah digunakan sebagai tempat singgah ketika ada kegiatan semaan Al-Qur’an. Beberapa tamu dari luar kota juga sempat menginap di sini,” ujarnya.
Pihaknya bahkan mempersilakan anggota Yakuza maupun peserta kegiatan keagamaan yang datang ke Banyuwangi untuk memanfaatkan posko tersebut.
“Kalau saudara-saudara dari Yakuza Maneges atau peserta kegiatan semaan Al-Qur’an datang ke Banyuwangi, kami sudah menyiapkan tempat menginap, makan, dan kebutuhan lainnya,” katanya.
Ia berharap komunitas tersebut dapat terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh saudara-saudara yang tergabung dalam Yakuza Maneges di seluruh Pulau Jawa bisa tetap kompak dan bersama-sama menjalankan kegiatan sosial untuk masyarakat,” pungkasnya.(Team)

