Sosialisasi P4GN di Kediri, Sinergi Pemerintah dan Lembaga Putus Rantai Peredaran Narkoba

Img 20260221 Wa0075


KEDIRI, krisnanewstv.com – Upaya memutus rantai peredaran gelap narkoba terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang digelar di Balai Desa Setono Pande, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, Khusnul Arif, S.Sos., anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi NasDem Dodi Yustiawan, serta perwakilan Humas BNN Kota Kediri, Rendy.
Turut hadir relawan Partai NasDem dari berbagai wilayah di Kota Kediri, di antaranya Korwil Baluwerti, Dandangan, Semampir, Ngadirejo, serta Korwil Kediri Kota. Acara juga dihadiri tim relawan, simpatisan, dan awak media yang meliput jalannya kegiatan.
Tekankan Sinergi Lawan Narkoba
Dalam sambutannya, Khusnul Arif menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus ditangani secara kolektif.


“Peredaran gelap narkoba tidak bisa ditangani sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga, dan masyarakat agar lingkungan benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.


Senada dengan itu, Dodi Yustiawan mengajak relawan dan masyarakat menjadi garda terdepan dalam edukasi bahaya narkoba, khususnya di lingkungan keluarga dan kalangan remaja.
Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sosial sangat menentukan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.


Modus Narkoba Semakin Kompleks
Sementara itu, Humas BNN Kota Kediri, Rendy, memaparkan bahwa pola peredaran narkoba kini semakin berkembang, termasuk melalui jaringan digital.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau transaksi narkoba di lingkungannya.


“Kami berharap masyarakat aktif berperan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujarnya.
Perkuat Komitmen Bersama
Kegiatan berlangsung penuh antusias dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab.

Sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, lembaga, relawan, dan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
Acara ditutup dengan deklarasi gerakan anti-narkoba dan menyanyikan lagu wajib nasional sebagai simbol komitmen menjaga generasi muda yang sehat, aman, dan berdaya saing.
Jurnalis: Agus43

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!