Warga Desa Spanyul Gudo Sampaikan Keberatan Terkait Perpanjangan Menara BTS

Img 20260128 Wa0102

Jombang Krisnanewstv.co.id – Sejumlah warga Desa Spanyul, Dusun Balonggading, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, khususnya RT 005 RW 001, pada Selasa, 28 Januari 2026, menyampaikan keberatan terkait perpanjangan menara BTS yang berada di lingkungan permukiman mereka.


Keberatan tersebut disampaikan warga karena hingga saat ini belum terdapat kesepakatan terkait kompensasi lingkungan bagi warga yang tinggal di sekitar menara BTS. Warga menilai keberadaan menara tersebut memiliki dampak langsung terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.


Salah satu warga menyampaikan kepada awak media bahwa dirinya pernah menanyakan terkait kemungkinan kompensasi kepada pemilik lahan tempat berdirinya menara BTS. Namun, menurut pengakuan warga tersebut, komunikasi yang terjadi tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.


“Waktu kami menanyakan soal kompensasi, belum ada kejelasan yang kami terima,” ujar warga tersebut.


Menindaklanjuti aspirasi warga, Kepala Desa Spanyul telah memfasilitasi mediasi antara warga terdampak, unsur RT setempat, serta pemilik lahan. Mediasi tersebut dilakukan sebagai upaya mencari solusi dan menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat.


Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, belum tercapai kesepakatan terkait pemberian kompensasi kepada warga. Pemilik lahan menyatakan belum dapat memenuhi permintaan tersebut, sementara warga berharap adanya pembahasan lanjutan yang melibatkan pihak-pihak terkait.


Warga menyampaikan sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar permohonan mereka, di antaranya potensi risiko keamanan dan dampak lingkungan dari keberadaan menara BTS di dekat permukiman, seperti kemungkinan gangguan keselamatan, nilai properti, dan kenyamanan lingkungan.


Pihak warga berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog terbuka dan musyawarah dengan melibatkan pemerintah desa, pemerintah daerah, serta pengelola menara BTS agar diperoleh solusi yang adil dan tidak merugikan pihak mana pun.


Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab dari pemilik lahan, pengelola menara BTS, maupun instansi terkait guna melengkapi informasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.(Ayik)

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!