Berita Krisnanewstv.co.id
KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan akan memberlakukan penutupan total Jalan Suparjan Mangun Wijaya mulai Kamis (22/1/2026) pukul 08.00 WIB hingga Minggu (26/1/2026) pukul 24.00 WIB. Penutupan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan pemasangan erection girder proyek Jalan Tol Kediri–Tulungagung.
Selama masa penutupan, seluruh kendaraan baik kendaraan umum maupun kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di ruas utama Jalan Suparjan Mangun Wijaya. Kebijakan ini diterapkan demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proses pemasangan girder yang melibatkan alat berat dan kendaraan proyek.

Sebagai upaya mengurangi dampak penutupan jalan, pemerintah bersama kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. Untuk angkutan bus dari arah Tulungagung, kendaraan tetap diwajibkan masuk Terminal Tamanan, kemudian berputar kembali ke arah timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya. Sementara itu, bus dari arah Surabaya tidak diwajibkan masuk Terminal Tamanan dan dapat langsung melintas melalui Jalan Diponegoro menuju kawasan Ngronggo ke arah Tulungagung.
Bagi kendaraan pribadi, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan, yakni melalui Jalan Kawi dan Jalan Veteran. Selain itu, pengguna jalan di sekitar Jalan Ahmad Dahlan disarankan menyesuaikan rute perjalanan menuju kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara selama masa penutupan berlangsung.

Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan aman, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek tol akan melakukan patroli, pengamanan, dan pengaturan arus lalu lintas di lapangan secara intensif.
Pemerintah Kota Kediri mengimbau masyarakat agar memaklumi penutupan sementara tersebut sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Warga juga diharapkan merencanakan perjalanan lebih awal, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan dan kelancaran bersama.(Dishubkotakediri/yns)

