Pelatihan Pelatih Bola Voli 2026 Resmi Dibuka, Kapolres Malang Tekankan Pembinaan Berkelanjutan

Img 20260131 Wa0003

Malang, Krisnanewstv — Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi secara resmi membuka Pelatihan Pelatih Bola Voli Tingkat Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Malang. Kegiatan pembukaan berlangsung di Universitas Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, AKBP Muhammad Taat Resdi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Malang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih sebagai fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, namun benar-benar mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan bola voli di Kabupaten Malang.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin para pelatih mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa nama baik daerah,” ujar AKBP Muhammad Taat Resdi.

1001267204

Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia, PBVSI Kabupaten Malang juga menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Kepanjen melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, pembinaan, pelatihan, penelitian, kompetisi, pengabdian kepada masyarakat, hingga penerimaan mahasiswa yang memiliki bakat di cabang olahraga bola voli.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua Harian PBVSI Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyumbang atlet nasional terbanyak di cabang bola voli, sehingga pembinaan di tingkat daerah perlu terus diperkuat.

Pelatihan ini diikuti oleh 66 peserta yang berasal dari Malang Raya, serta sejumlah pelatih dari Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah. Selama lima hari, mulai 31 Januari hingga 4 Februari 2026, para peserta akan menerima materi teori di Kampus Universitas Kepanjen serta praktik lapangan di Metro Futsal Talangagung dan Stadion Kanjuruhan.

AKBP Muhammad Taat Resdi berharap, pelatihan ini menjadi langkah awal menuju pembinaan olahraga bola voli yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Kabupaten Malang.

“Kami ingin para pelatih di daerah tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas atlet sejak dini,” pungkasnya.

(dwi/hms)


Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!