Patung Macan Putih Desa Balongjeruk Viral, Wujud Dipersoalkan Anggaran Dipertanyakan

Img 20251226 Wa0052

KEDIRI – Sebuah patung macan putih yang baru berdiri di simpang tiga Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak menyedot perhatian publik. Patung yang diklaim sebagai ikon baru desa itu ramai diperbincangkan usai fotonya beredar luas di media sosial dan memantik beragam reaksi warganet.


Patung tersebut dibangun di lokasi yang sebelumnya ditumbuhi pohon beringin. Berdasarkan keterangan pada bagian bawah pondasi, patung macan putih ini diresmikan pada 2 Desember 2025 dan ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Balongjeruk.
Pemerintah desa disebut membangun patung tersebut sebagai upaya menghadirkan landmark baru sekaligus identitas desa. Namun, alih-alih menuai apresiasi, wujud patung yang dinilai tidak merepresentasikan karakter macan putih sebagaimana lazimnya justru memicu gelombang kritik dan satire dari masyarakat.


Di media sosial, beragam komentar bernada candaan hingga kritik tajam bermunculan. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan estetika karya, sementara sebagian lainnya mulai menyoroti besaran anggaran pembangunan patung tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Balongjeruk terkait nilai proyek maupun sumber pendanaannya.


Fenomena ini mencerminkan meningkatnya kesadaran publik terhadap transparansi penggunaan anggaran desa, khususnya pada proyek-proyek non prioritas yang menggunakan dana publik. Keterbukaan informasi dinilai penting guna mencegah spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.


Masyarakat diimbau menyampaikan kritik secara santun dan berimbang, sementara pemerintah desa diharapkan segera memberikan klarifikasi terbuka agar polemik tidak berlarut-larut dan tidak berkembang menjadi asumsi negatif di ruang publik.
Jurnalis yunus

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!