Warga Rejoyoso dan Sekitarnya Segera Nikmati Jembatan Baru, Proyek Ditargetkan Tuntas dan Dihotmix

Malang | Krisnanewstv.co.id —
Warga Desa Rejoyoso dan sekitarnya, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dalam waktu dekat akan segera menikmati kembali akses utama penghubung Bantur–Pagak melalui Jembatan Rejoyoso yang baru. Proyek penggantian jembatan yang sebelumnya ambles akibat bencana banjir ini ditargetkan tuntas pada akhir Desember 2025.

Pantauan di lokasi pada Minggu (14/12/2025) menunjukkan bahwa pekerjaan telah memasuki tahap akhir penyelesaian (finishing). Sejumlah warga menyampaikan informasi bahwa proses pengaspalan (hotmix) direncanakan dilakukan pada Minggu malam hingga Senin (15/12/2025), atau paling lambat Senin siang.

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, progres pembangunan Jembatan Rejoyoso telah melampaui 87 persen pada pertengahan November lalu dan terus dikebut hingga kini. Tahapan penting berupa pengecoran struktur utama jembatan di Desa Rejoyoso telah rampung pada akhir November 2025.

Saat ini, pekerjaan fisik secara struktural nyaris selesai. Fokus pengerjaan beralih pada tahapan penyempurnaan akhir, termasuk persiapan hotmix pada badan jalan di atas jembatan guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Pemerintah Kabupaten Malang melalui DPUBM menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian proyek ini, mengingat Jembatan Rejoyoso merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Bantur dan Pagak. Penutupan total jalur selama beberapa bulan terakhir berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian warga.

Pelaksana proyek, Afwi, menyampaikan bahwa pengerjaan terus diintensifkan, termasuk pada malam hari.
“Insya Allah, Senin (15/12/2025) jembatan sudah masuk tahap hotmix,” ujarnya.

Antusiasme warga pun terlihat jelas. Hafid, warga Dusun Balong, mengaku senang dan bersyukur dengan pembangunan jembatan yang kini lebih lebar dan kokoh.
“Sekarang jembatannya tambah enak, tambah lebar, persimpangan jadi nyaman. Alhamdulillah, semoga awet dan aman dilewati,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Arvin, warga Dusun Balong, yang menyebut jembatan tersebut sebagai akses utama menuju Kepanjen, Donomulyo, dan Pagak.
“Kami sangat senang dan berharap jembatan ini segera selesai agar aktivitas kembali lancar,” katanya.

Sementara itu, Erik, pemuda asal Wotgalih, turut mengapresiasi hasil pembangunan. Ia menilai jembatan baru terlihat lebih rapi, lebih besar, dan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Dengan progres yang terus dikebut dan optimisme yang tinggi, Jembatan Rejoyoso diharapkan dapat segera difungsikan dan dibuka kembali untuk masyarakat tepat waktu. Kehadiran jembatan baru ini menjadi kado penting menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta awal tahun 2026, sekaligus memulihkan kembali akses transportasi yang sempat terputus.
(Suryadi)

Kembali ke Atas
error: Konten dilindungi hak cipta!