Malang, Krisnanewstv.co.id – Kegiatan Tour Guide Development Program (TGDP) II yang diselenggarakan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Malang resmi ditutup pada Jumat (12/6/2026) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, setelah berlangsung selama tiga hari sejak 10 hingga 12 Juni 2026.
Program peningkatan kapasitas pramuwisata ini diikuti peserta dari tiga kecamatan, yakni Bantur, Poncokusumo, dan Ampelgading. Ketiga wilayah tersebut dikenal memiliki potensi wisata unggulan yang menjadi kekuatan sektor pariwisata Kabupaten Malang.
Kecamatan Bantur menawarkan pesona pantai-pantai eksotis di wilayah pesisir selatan. Sementara itu, Poncokusumo memiliki beragam destinasi wisata alam pegunungan, wisata Bayu Biru, hingga kawasan bumi perkemahan yang menjadi daya tarik wisatawan. Adapun Ampelgading dikenal dengan keindahan alamnya, salah satunya destinasi wisata air terjun Coban Sewu yang memukau pengunjung.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi IV, Zulham Akhmad Mubarok, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepariwisataan, khususnya para pramuwisata yang menjadi ujung tombak pelayanan wisata.
Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seorang pemandu wisata tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada wisatawan, tetapi juga membawa nama baik dan citra daerah.
“Seorang pramuwisata tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membawa citra daerah. Oleh karena itu, akhlak yang baik, sikap ramah, serta kemampuan komunikasi yang santun menjadi kunci dalam mengantarkan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik,” ujarnya.
Firmando juga mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta mengembangkan kemampuan diri agar mampu menjadi pramuwisata yang profesional, kompeten, dan berdaya saing di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.
Dengan berakhirnya TGDP II ini, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan serta turut berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata Kabupaten Malang melalui pelayanan yang berkualitas dan berkesan bagi wisatawan.
(Arifpin)

