Trenggalek, Krisnanewstv.co.id //Jalan Raya Bendorejo–Pogalan yang menjadi jalur penghubung vital di Kabupaten Trenggalek kini berubah bak “jebakan maut” bagi para pengguna jalan.
Sepanjang kurang lebih 2 kilometer, kondisi jalan dilaporkan rusak parah dengan lubang menganga, aspal hancur, hingga genangan air yang menutupi kerusakan saat hujan turun.Kerusakan tersebut tak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, namun juga memicu kekhawatiran besar masyarakat karena rawan menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.
Pantauan di lapangan, Sabtu (9/5/2026), sejumlah pengendara tampak harus memperlambat laju kendaraan secara drastis demi menghindari lubang besar di sepanjang ruas jalan. Bahkan, tak sedikit warga mengaku hampir terjatuh akibat kondisi jalan yang semakin memprihatinkan.“Kalau malam lebih bahaya, lubangnya tidak kelihatan. Hampir setiap hari ada pengendara oleng,” ungkap salah satu warga sekitar.
Warga menyebut kerusakan jalan itu telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius. Tambal sulam yang pernah dilakukan dinilai tidak efektif karena jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, kerusakan infrastruktur tersebut juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi barang menjadi terhambat, waktu tempuh bertambah, hingga biaya transportasi ikut meningkat.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera turun tangan melakukan perbaikan total, bukan sekadar tambal sulam sementara.“Ini akses utama masyarakat. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek belum memberikan keterangan resmi terkait kapan perbaikan Jalan Bendorejo–Pogalan akan dilakukan.(Angga f)

