Malang, Krisnanewstv.co.id— Proyek pembangunan Jembatan Balong di Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menunjukkan progres signifikan. Pada Rabu malam (26/11/2025) pukul 22.00 WIB hingga Kamis pagi (27/11/2025) pukul 08.00 WIB, proses pengecoran jembatan berhasil dirampungkan tanpa hambatan.
Pekerjaan pengecoran ini menjadi tahapan penting, mengingat jembatan tersebut rusak berat setelah diterjang banjir pada 28 November 2024, yang berdampak langsung pada aktivitas warga dan perputaran ekonomi desa.
Timbul (Muhammad Lestari), perangkat Desa Rejoyoso yang mewakili Kepala Desa Abdul Manaf, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pekerjaan tersebut.
“Alhamdulillah pada Rabu malam hingga Kamis pagi, pengecoran jembatan penghubung Dusun Balong dan Dusun Wotgalih telah rampung. Saya mendapat tugas dari Kepala Desa untuk mendampingi tim dari PU Bina Marga dan pihak kontraktor,” ujarnya.
Sementara itu, Afwi selaku perwakilan kontraktor menjelaskan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan berpotensi selesai lebih cepat.

“Target penyelesaian akhir Desember 2025. Tetapi jika cuaca mendukung, bisa saja selesai lebih awal, antara awal atau pertengahan Desember,” ungkapnya optimistis.
Pemerintah Kabupaten Malang melalui DPUBM menetapkan proyek jembatan ini sebagai prioritas karena menjadi akses vital bagi masyarakat. Pembangunan kembali jembatan ini menelan anggaran Rp 2.699.999.000, dengan masa pelaksanaan 160 hari kerja, bersumber dari DPPA-SKPD APBD Kabupaten Malang.
Adapun pelaksana proyek adalah PT Mandiri Langgeng Gemilang, dengan konsultan pengawas dari CV Eshs Engineering. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen, dan tinggal menunggu tahap penyelesaian akhir.
(Suryadi/Edy)

